4. PERKEMBANGAN METODE DAKWAH
PERKEMBANGAN
METODE DAKWAH
KELOMPOK 4
Nadiatul faizah (212103040018)
Nur fitria (214103040001)
PROBLEM RISET
1. Apakah metode ceramah masih efektif
di gunakan generasi Z saat ini ?
A. SEJARAH PERKEMBANGAN DAKWAH
Sejarah dakwah Islam dimulai
semenjak diangkatnya Muhammad Saw. sebagai rasul. Berawal dari jazirah Arabia,
kemudian melewati gurun sahara dan memanjang dari lautan Atlantik hingga lautan
Teduh. Lahirnya komunitas Islam sebagai imperium raksasa yang menandingi
imperium Byzantium dilatarbelakangi oleh berbagai faktor baik sosial, politik
maupun agama. Akan tetapi, faktor yang paling dominan dan sangat kuat dalam
upaya penyebaran Islam ke berbagai wilayah di belahan dunia adalah kemauan dan
tekad yang kuat dari kaum Muslim yang diteladani dari pemimpin utama yaitu Nabi
Muhammad Saw. Oleh karena itu dalam tulisan ini, penulis mencoba untuk
menguraikan sederetan catatan sejarah perjalanan dakwah Islam, yang diawali
dari sejarah lahirnya Nabi Saw. hingga penyebaran dakwah di Nusantara. Penulis
juga memaparkan analisa terhadap tuduhan orientalis. Adapun dakwah Islam yang
dipelopori oleh Nabi Saw. berpusat di Mekah. Dakwah dilakukan secara bertahap
dengan melewati dua periode, yaitu periode Mekah dan Madinah. Dalam dua periode
tersebut, Nabi Saw. menyebarkan Islam dengan berbagai cara, diawali dengan cara
rahasia hingga terang-terangan. Perjalanan dakwah yang dilalui oleh Nabi Saw
juga ditandai dengan berbagai peristiwa penting, yaitu hijrah dengan berbagai
strateginya dan beberapa peperangan baik sarặyặ dan ghazặwặt. Ada dua faktor
yang menyebabkan penyebaran Islam berjalan lancar, yaitu faktor intern dan
faktor ekstern. Faktor intern adalah faktor dari kaum Muslim itu sendiri
seperti: sikap dari kaum Muslim yang memiliki toleransi terhadap pemeluk agama
lain; kebijakan yang adil dari pemerintah Islam yang menjunjung nilai-nilai
kemanusiaan; dan perlindungan hak terhadap non Muslim. Faktor ekstern adalah
faktor dari non Muslim seperti merosotnya keadaan moral dan spiritual dari
gereja.
B.
MACAM MACAM METODE DAKWAH
Metode dakwah yang termuat dalam
al-Qur’an dapat dikelompokkan menjadi empat macam yaitu:
a.
Metode da’wah bi al-hikmah adalah metode da’wah yang menggunakan ilmu, dengan
bahasa yang menyentuh, sesuai dengan kedaan orang yang diseru, serta
berdasarkan kebenaran, baik secara akal maupun nilai al-Qur’an,
b.
Metode dakwah Mauidzoh hasanah yaitu mengajak orang lain untuk memahami ajaran
Islam dengan mempergunakan bahasa yang dapat menyentuh jiwanya melalui nasehat
dan wasiat, tabsyir wa al-tanzir serta diiringi dengan panutan yang baik
(uswatun hasanah),
c.
Metode mujadalah yang dimaksud al-Qur’an didasari kepada burhan (argumentasi
yang valid), dalil yang kompleks dan dapat memberikan petunjuk terhadap orang
kafir serta dapat membawanya kembali kepada semua maqasyid al-syar’iyah dan
furu’nya, dan
d. Metode jihad yaitu cara berdakwah dengan mengerahkan segala kemampuan yang dimiliki baik harta, maupun diri, termasuk didalamnya pikiran, lisan dan yang lainnya.
C.
HASIL RISET
D.
KESIMPULAN
Pengembangan
metode dakwah merupakan pengembangan
metode dakwah bi al-hikmah adalah metode da’wah yang menggunakan ilmu, dengan
bahasa yang menyentuh, sesuai dengan kedaan orang yang diseru, serta
berdasarkan kebenaran, baik secara akal maupun nilai al-Qur’an
Metode
dakwah yang termuat dalam al-Qur’an dapat dikelompokkan menjadi empat macam
yaitu:
a. Metode da’wah bi al-hikmah adalah metode
da’wah yang menggunakan ilmu, dengan bahasa yang menyentuh, sesuai dengan
kedaan orang yang diseru, serta berdasarkan kebenaran, baik secara akal maupun
nilai al-Qur’an,
b. Metode dakwah Mauidzoh hasanah yaitu
mengajak orang lain untuk memahami ajaran Islam dengan mempergunakan bahasa
yang dapat menyentuh jiwanya melalui nasehat dan wasiat, tabsyir wa al-tanzir
serta diiringi dengan panutan yang baik (uswatun hasanah),
c.
Metode mujadalah yang dimaksud al-Qur’an didasari kepada burhan (argumentasi
yang valid), dalil yang kompleks dan dapat memberikan petunjuk terhadap orang
kafir serta dapat membawanya kembali kepada semua maqasyid al-syar’iyah dan
furu’nya, dan
d.
Metode jihad yaitu cara berdakwah dengan mengerahkan segala kemampuan yang
dimiliki baik harta, maupun diri, termasuk didalamnya pikiran, lisan dan yang
lainnya.
Sumber :
https://ejournal.iaialaziziyah.ac.id/index.php/jian/article/view/223


Komentar
Posting Komentar